Thursday, October 25, 2012

BISNIS


              Dalam ilmu ekonomi, bisnis adalah suatu organisasi yang menjual barang atau jasa kepada konsumen untuk mendapatkan laba. Namun tidak semua bisnis mengejar keuntungan, misalnya bisnis koperatif yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan semua anggotanya atau institusi pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan rakyat.


Bentuk Dasar Kepemilikan Bisnis

Meskipun bentuk kepemilikan bisnis berbeda-beda pada setiap negara, ada beberapa bentuk yang dianggap umum:  

1. Perusahaan Perseorangan: bisnis yang kepemilikannya dipegang oleh satu orang.
2. Persekutuan: bisnis dimana dua orang atau lebih bekerja sama mengoperasikan perusahaan untuk mendapatkan profit.
3. Perseroan: bisnis yang kepemilikannya dipegang oleh beberapa orang dan diawasi oleh dewan direktur.
4. Koperasi: bisnis yang beranggotakan orang-orang atau badan hukum koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan asas kekeluargaan.

Tujuan Bisnis 

              Tujuan bisnis merupakan hasil akhir yang ingin dicapai oleh para pelaku bisnis dari bisnis yang mereka lakukan. Secara umum tujuan bisnis adalah menyediakan produk berupa barang atau jasa untuk memenuhi kebutuhan konsumen serta memperoleh keuntungan dari aktivitas yang dilakukan. Dalam jangka panjang, tujuan yang ingin dicapai tidak hanya memenuhi kebutuhan konsumen, diantaranya:
1. Market Standing
2. Innovation
3. Physical and Financial Resources
4. Manager Performance and Development
5. Worker Performance and Attitude
6. Public Responsibility 
Sistem Perekonomian 

              Sistem perekonomian adalah sistem yang digunakan oleh suatu negara untuk mengalokasikan sumber daya yang dimilikinya. Perbedaan mendasar antara sebuah sistem ekonomi dengan sistem ekonomi lainnya adalah bagaimana cara sistem itu mengatur faktor produksinya. Selain faktor produksi, sistem ekonomi juga dapat dibedakan dari cara sistem tersebut mengatur produksi dan alokasi, diantaranya:

1. Sistem Perekonomian Terencana
2. Sistem Perekonomian Tradisional
3. Sistem Perekonomian Pasar
4. Sistem Perekonomian Pasar Campuran 
Sistem Pasar

              Sistem pasar adalah suatu tempat atau proses interaksi antara pembeli dan penjual dari barang/jasa tertentu, sehingga akhirnya dapat menetapkan harga keseimbangan dan jumlah yang di perdagangkan. Struktur pasar adalah penggolongan produsen kepada beberapa bentuk pasar berdasarkan pada ciri-cirinya.Struktur pasar di bagi 2 yaitu:

1. Pasar Persaingan Sempurna
2. Pasar Persaingan Tidak Sempurna ( Pasar Monopolistik, Pasar Monopoli, Pasar Oligopoli )

Peluang Bisnis

               Peluang bisnis merupakan kesempatan bagi seseorang untuk membuka usaha sesuai keinginan, kemampuan, kekuatan, atau pengalaman yang dimiliki. Faktor-faktor peluang bisnis diantaranya adalah:

1.   Perubahan Teknologi
2.   Perubahan Politik dan Kebijakan
3.   Perubahan Demografi
4.   Institusi Pendidikan
5.   Akses Informasi
6.   Variasi Pengalaman Hidup
7.   Ikatan Sosial
8.   Kepribadian
9.   Motivasi
10. Karakteristik Kognitif
11. Mind Set Bisnis

Hakikat Bisnis
 
              Hakikat Bisnis adalah Kebutuhan Manusia yang berupa barang dan jasa yang harus terpenuhi kebutuhannya dengan usaha mendapatkan alat pembayarannya yang saling menguntungkan antar kedua belah pihak.

Beberapa tujuan kita mempelajari bisnis diantaranya adalah sebagai berikut:

1.   Karena bisnis adalah sarana menuju kebebasan finansial.
2.   Karena semua peluang ada disekitar kita.
3.   Karena kita adalah pemilik dari waktu kita sendiri.
4.   Agar menghargai waktu dan kerja keras.
5.   Agar mengerti apa arti resiko.
6.   Agar berjiwa merdeka.
7.   Agar menghargai silaturahim.
8.   Agar dapat mengelola anggaran dengan baik.
9.   Belajar menjadi pemimpin.
10. Agar lebih bersyukur dan bersabar.

sumber:

http://id.wikipedia.org/wiki/Bisnis
http://sagara-zone.blogspot.com/2009/02/tujuan-bisnis.html
http://rickyalfiansyah.blogspot.com/2012/03/resume-sistem-pasar.html
http://id.wikipedia.org/wiki/Sistem_perekonomian
http://my.opera.com/empatbelas/blog/2012/04/24/memulai-mengelola-bisnis
http://geadisty.blogspot.com/2011/10/unsur-unsur-penting-aktifitas-ekonomi.html

http://geadisty.blogspot.com/2011/10/hakikat-dan-pentingnya-belajar-bisnis.html
http://yumeikochi.wordpress.com/2010/10/24/mengapa-harus-belajar-bisnis-lalu-berbisnis/

Wednesday, October 24, 2012

Manajemen dan Organisasi


Manajemen dan Organisasi

Manajemen

              Ricky W. Griffin mendefinisikan manajemen sebagai sebuah proses perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, dan pengontrolan sumber daya untuk mencapai sasaran secara efektif dan efesien. Efektif berarti bahwa tujuan dapat dicapai sesuai dengan perencanaan, sementara efisien berarti bahwa tugas yang ada dilaksanakan secara benar, terorganisir, dan sesuai dengan jadwal.

              Manajemen yang baik haruslah berperan sesuai dengan situasi dan kondisi pada perusahaan atau organisasi. Menajemen yang tidak bisa menjalankan peran sesuai tuntutan perusahaan dapat membawa kegagalan. Berikut ini adalah Peranan Manajemen yang harus diperankan para Manajer :

1. Peran Interpersonal, yaitu hubungan antara manajer dengan orang yang ada di sekelilingnya.
2. Peran Informasi, yaitu peranan dalam mengatur informasi yang dimiliki baik yang berasal dari dalam maupun luar organisasi.
3. Peran Pengambil Keputusan, yaitu peran dalam membuat keputusan baik yang ditentukan sendiri maupun yang dihasilkan bersama pihak lain.

Latar Belakang Sejarah Manajemen

              Banyak kesulitan yang terjadi dalam melacak sejarah manajemen, namun diketahui bahwa ilmu manajemen telah ada sejak ribuan tahun yang lalu. Hal ini dibuktikan dengan adanya piramida di Mesir. Piramida tersebut dibangun oleh lebih dari 100.000 orang selama 20 tahun. Piramida Giza tak akan berhasil dibangun jika tidak ada seseorang tanpa memedulikan apa sebutan untuk manajer ketika itu yang merencanakan apa yang harus dilakukan, mengorganisir manusia serta bahan bakunya, memimpin dan mengarahkan para pekerja, dan menegakkan pengendalian tertentu guna menjamin bahwa segala sesuatunya dikerjakan sesuai rencana.

Fungsi dan Proses Manajemen

              Fungsi manajemen adalah elemen-elemen dasar yang akan selalu ada dan melekat di dalam proses manajemen yang akan dijadikan acuan oleh manajer dalam melaksanakan kegiatan untuk mencapai tujuan. Sedangkan  Proses manajemen adalah daur beberapa gugusan kegiatan dasar yang berhubungan secara integral, yang dilaksanakan di dalam manajemen secara umum. Proses manajemen diantaranya: 

1. Proses perencanaan
2. Proses pengorganisasian
3. Proses pelaksanaan
4. Proses pengendalian

Ciri-Ciri Manajer Professional dan Keterampilan Manajemen Yang di Butuhkan

Berkaitan dengan Hubungan antar Pribadi
a. Pemimpin Lambang (Figurehead)
b. Pemimpin (Leader)
c. Penghubung (Liaison)

Berkaitan dengan Informasi
a. Pemantau (Monitor)
b. Penyebar (Dissiminator)
c. Jurubicara (Spokesperson)

Berkaitan dengan Pengambilan Keputusan
a. Wirausaha (Entrepreneur)
b. Pengendali Gangguan (Disturbance Handler)
c. Pengalokasi Sumber Daya (Resource Allocator)
d. Perunding (Negotiator)

Organisasi

              Organisasi adalah suatu proses perencanaan yang meliputi penyusunan, pengembangan, dan pemeliharaan suatu  struktur atau pola hubunngan kerja dari orang-orang dalam suatu kerja kelompok.

Pentingnya Mengenal Organisasi

              Kita selalu berkaitan dengan organisasi, tim olah raga dan organisasi sosial, kelompok keagaamaan, bahkan kelompok binatang pun ada, seperti lebah,  semut, rayap.
              Perusahaan  kecil, fungsi pengorganisasian sederhana, misal : took kelontong, manajer-pemilik toko mempekerjakan beberapa orang ; melayani pembeli, membersihkan, mengatur barang, serta menjaga toko.

Bentuk-Bentuk Organisasi

Organisasi Lini
Garis wewenang yang menghubungkan langsung secara vertical antara atasan dan bawahan.

Organisasi Fungsional
Wewenang dari pimpinan tertinggi dilimpahkan kepada kepala bagian yang mempunyai jabatan fungsional untuk dikerjakan para pelaksana yang  mempunyai keahlian khusus.

Organisasi Garis dan Staff
Pelimpahan wewenang secara vertikal dari pimpinan ke kepala bagian dibawahnya serta masing-masing pejabat, manajer ditempatkan satu atau pejabat staff yang tidak mempunyai wewenang memerintah tetapi hanya sebagai penasihat, misal : kearsipan, keuangan, personel.

Organisasi Fungsional dan Garis
Wewenang dari pimpinan tertinggi dilimpahkan kepada kepala bagian dibawahnya yang mempunyai keahlian tertentu serta sebagian dilimpahkan kepada pejabat fungsional yang koordinasinya tetap diserahkan kepada kepala bagian.

Organisasi Matrik
Disebut juga sebagai Organisasi Manajemen Proyek yaitu penggunaan struktur organisasi menunjukkan di mana para spesialis yang  punya ketrampilan di masing-masing bagian dari kegiatan perusahaan dikumpulkan lagi menjadi satu untuk mengerjakan proyek yang harus diselesaikan.

Organisasi Komite
Tugas kepemimpinan dan tugas tertentu dilaksanakan secara kolektif oleh kelompok pejabat, yang berupa komite atau dewan atau board dengan plurastic manajemen.

Prinsip-Prinsip Organisasi

              Berkaitan dengan pembentukan atau penyusunan suatu organisasi, maka perlu diperhatikan beberapa prinsip-prinsip atau asas organisasi. Diantaranya adalah:
1. Perumusan Tujuan yang Jelas.
2. Pembagian kerja.
3. Delegasi kekuasaan.   
4. Rentang kekuasaan.
5. Tingkat pengawasan.
6. Kesatuan perintah dan tanggung jawab.
7. Koordinasi.


Sumber:
http://organisasi.org/macam-jenis-peranan-manajemen-peran-manajer-dalam-organisasi-perusahaan-ekonomi-manajemen
http://id.wikipedia.org/wiki/Proses_Manajemen
http://id.wikipedia.org/wiki/Manajemen
http://ocw.gunadarma.ac.id/course/economics/management-s1/pengantar-bisnis/manajemen-dan-organisasi
http://id.wikipedia.org/wiki/Organisasi
http://belajarmanagement.wordpress.com/2010/02/25/prinsip-prinsip-organisasi/

Tuesday, October 23, 2012

Kewiraswastaan dan Perusahaan Kecil


Kewiraswastaan, Wiraswasta, Wiraswastawan

              Kewiraswastaan adalah kemampuan dan kemauaan seseorang untuk beresiko dengan menginvestasikan dan mempertaruhkan waktu, uang dan usaha untuk memulai suatu perusahaan dan menjadikannya berhasil.
              Wiraswasta adalah orang yang memiliki pribadi hebat, produktif, kreatif, melaksanakan kegiatan perencanaan bermula dari ide sendiri, kemudian mengembangkan kegiatannya dengan menggunakan tenaga orang lain dan selalu berpegang pada nilai-nilai disiplin dan kejujuran yang tinggi. Ada empat unsur dalam berwiraswasta, yaitu unsur pengetahuan, unsur keterampilan, unsur sikap mental, dan unsur kewaspadaan.
Wiraswastawan adalah orang yang pandai atau berbakat mengenali produk baru, menentukan cara produksi baru, menyusun operasi untuk pengadaan produk baru, memasarkannya, serta mengatur permodalan operasinya atau lebih singkatnya adalah orang yg membuka lapangan pekerjaannya sendiri.

Perusahaan Kecil dalam Lingkungan Perusahaan

              Perusahaan kecil memegang peranan penting dalam komunitas perusahaan swasta. Pengalaman di beberapa Negara maju menunjukkan bahwa komunitas perusahaan kecil memberikan kontribusi yang perlu diperhitungkan di bidang produksi, pajak, penyedia lapangan kerja, dan lain sebagainnya.

Perkembangan Franchising di Indonesia

              Franchising adalah perikatan dimana salah satu pihak diberikan hak memanfaatkan dan atau menggunakan hak dari kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas usaha yang dimiliki pihak lain dengan suatu imbalan berdasarkan persyaratan yang ditetapkan oleh pihak lain tersebut dalam rangka penyediaan dan atau penjualan barang dan jasa.
              Agar kita tidak salah dalam memilih dan mengelola bisnis waralaba, ada beberapa tips yang bisa dijadikan rujukan dalam memilih bisnis waralaba yang ditawarkan, berikut tipsnya :
- Pilihlah produk yang akan dijual,
- Menentukan perusahaan waralaba tempat kita akan bermitra.
- Pelajari estimasi keuangan yang disodorkan pada penawaran secara jeli.
- Pastikan nama warala yang ditawarkan tidak dalam sengketa atau bermasalah dengan pihak lain. Jika perlu brand dari waralaba yang dipilih sudah memiliki hak paten.
- Kenali kredibilitas dari pemilik brand waralaba tersebut dengan cara bertanya pada beberapa orang/sumber yang cukup mengenalnya.

Jenis-jenis usaha yang potensial di waralabakan

              Dari beberapa sektor bisnis waralaba yang sudah ada, masing-masing memiliki peluang dan potensi keuntungan yang berbeda-beda. Mungkin beberapa data berikut bisa menjadi pertimbangan anda sebelum menentukan akan berinvestasi waralaba di sektor mana, berikut jenis sektor usaha di bidang waralaba yang bisa dijajaki:
1. Jenis Usaha Waralaba Sektor Makanan
2. Jenis Usaha Waralaba Sektor Ritel
3. Jenis Usaha Waralaba Sektor Jasa
4. Jenis Usaha Waralaba Sektor Farmasi

Ciri-Ciri Perusahaan Kecil

Secara umum perusahaan kecil mengacu pada ciri-ciri berikut :
1. Manajemen berdiri sendiri
2. Investasi modal terbatas   
3. Daerah operasinya local
4. Ukuran secara keseluruhan relative kecil ( penyelenggara di bidang operasinya tidak dominant)

Kekuatan dan Kelemahan Perusahaan Kecil

Kekuatannya perusahaan kecil adalah :

1. Kebebasan untk bertindak
2. Menyesuaikan kepada kebutuhan setempat
3. Peran serta dalam melakukan usaha atau tindakan

Kelemahan Perusahaan Kecil adalah:

1. Relatif lemah dalam spesialisasi
2. Modal dalam pengembangan terbatas
3. Karyawan relatife sulit untuk mendapat yang cakap

Keuntungan Perusahaan Kecil

              Kebebasan dalam bertindak mengacu pada fleksibilitas gerak perusahaan dan kecepatannya dalam mengantisipasi perubahan tuntutan pasar. Hal ini lebih memungkinkan dalam perusahaan kecil karena ruang lingkup layanan perusahaan relative kecil, sehingga penyesuaian terhadap adopsi teknologi yang sesuai dengan kebutuhan pasar dapat dilaksanakan dengan cepat.

Kelemahan perusahaan kecil

              Perusahaan dengan ukuran apa saja (Besar, sedang, maupun kecil) selalu mengadung resiko. Perusahaan kecil lebih mudah terpengaruh oleh perubahan situasi, kondisi ekonomi, persaingan, dan lokasi yang buruk. Kelemahan perusahaan kecil yang terutama berkaitan dengan spesialisasi, modal dan jaminan pekerjaan terhadap karyawannya.

Perbedaan Perusahaan Kecil dengan Perusahaan besar

Perusahaan Kecil:

1. Umumnya dikelola pemilik
2. Struktur organisasi sederhana
3. Pemilik mengenal karyawan
4. Prosentase kegagalan perusahaan tinggi
5. Kekurangan manajer yang ahli
6. Modal jangka panjang sulit diperoleh

Perusahaan Besar:

1. Dikelola bukan oleh pemilik
2. Struktur organisasi kompleks
3. Pemilik mengenal sedikit karyawan
4. Prosentasi kegagalan rendah
5. Banyak ahli manajemen
6. Modal jangka panjang relative mudah diperoleh

Mengembangkan Perusahaan Kecil

Untuk mengembangkan perusahaan diperlukan pertimbangan yang matang terhadap tiga hal:

1. Profil Pribadi
2. Profil Perusahaan
3. Paket Pinjaman

Kegagalan Perusahaan Kecil

              Banyak faktor yang menyebabakan terjadinya kegagalan dalam perusahaan kecil. Sebagian penyebab kegagalan telah disebutkan seperti kurangnya pengalaman manajemen, kurangnya modal, kurangnya kemampuan dalam promosi penjualan, ketidakmampuan untuk menagih piutang yang macet, penggunaan teknologi yang sudah ketinggalan zaman, kurangnya perencanaan perusahaan, permasalahan kecakapan pribadi, kesalahan pemilihan bidang usaha, dana lain-lain.

Perbedaan Antara Kewirausahaan Dengan Bisnis Kecil

              Perbedaan antara kewirausahaan dengan bisnis sangat begitu mendasar. Pada umumnya kewirausahawaan memiliki badan hukum yang jelas, sedangkan bisnis kecil jarang yang memiliki badan hukum yang jelas. Selain itu, bisnis kecil sangat bergantung pada lingkungan pasar. Kewirausahawan lebih meningkatkan hasil dari suatu produknya, sedangkan bisnis kecil lebih meningkatkanpada laba yang akan didapatkan.

              Perbedaan antara kewiraswastaan dan bisnis kecil terletak pada visi dan misi serta strategi untuk perkembangan usahanya. Pada wiraswasta adanya visi,misi dan strategi dalam melanjutkan dan mengembangkan usahanya. Tetapi, dalam bisnis kecil yang menjadi prioritas adalah tercapainya laba sebesar-besarnya.

Sumber:
http://dakwahkampus.com/financial/enterpreneurship/1468-kewiraswastaan.html
http://www.scribd.com/doc/50061805/Pengertian-Wiraswasta-dan-Wirausaha
http://nindiaryanie.blogspot.com/2011/11/normal-0-false-false-false-en-us-x-none_29.html
http://dwisetiati.wordpress.com/2010/10/18/kewiraswastaan-dan-perusahaan-kecil/
http://id.wikipedia.org/wiki/Waralaba
http://geadisty.blogspot.com/2011/11/perbedaan-kewirausahaan-dan-bisnis.html

Wednesday, October 17, 2012

Peran Wirausaha Dalam Perekonomian

           Tanpa wirausaha sudah pasti perekonomian bisa berhenti, karena wirausahalah yang menggerakan dan mengombinasikan faktor produksi alam, tenaga kerja, dan modal untuk menghasilkan barang dan jasa yang sangat dibutuhkan masyarakat. Dengan demikian, wirausaha memiliki peran yang sangat penting dalam perekonomian. Peran wirausaha tersebut bisa dijabarkan sebagai berikut:

1.Mampu Meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi 
  Karena wirausaha mampu menghasilkan barang dan jasa, makawirausaha mampu meningkatkan PDB (Produk Domestik Bruto). ApabilaPDB meningkat berarti pertumbuhan ekonomi juga meningkat.

2. Mampu Meningkatkan Pendapatan Per Kapita
   Apabila wirausaha mampu meningkatkan PDB (Produksi Domestik Bruto) dengan presentase peningkatan yang lebih tinggi dibanding persentase peningkatan jumlah penduduk maka pendapatan per kapita meningkat. Jika pendapatan per kapita meningkat maka kesejahteraan masyarakat atau taraf hidup masyarakat juga meningkat.

3. Mampu Menciptakan Lapangan Kerja 
       Proses produksi untuk menghasilkan barang dan jasa yang dikelola wirausaha pasti membutuhkan tenaga kerja. Dengan demikian, wirausaha telah menciptakan lapangan kerja dan mengurangi pengangguran di masyarakat.

4. Memberikan Kemudahan dan Kenyamanan Hidup
         Berbagai inovasi dan kreasi wirausaha dalam menciptakan produk-produk baru mampu memberikan kemudahan dan kenyamanan hidup bagi manusia. Mesin Cuci, AC, Televisi, Handphone, Kamera, Kapal Pesiar, Jasa Titipan Kilat, Jasa Salon Kecantikan adalah contoh-contoh barang dan jasa yang memberikan kemudahan dan kenyamanan hidup.

5. Mendorong Kemajuan IPTEK (Ilmu Pengetahuan dan Tekhnologi)
        Setiap perusahaan besar umumnya memiliki divisi R & D (Research & Development), yakni divisi penelitian dan divisi pengembangan. Divisi ini akan merekrut dan membiayai  penelitian yang dilakukan ilmuwan, pakar dan sejumlah ahli tertentu untuk mengembangkan produk perusahaan. Sebagai bukti, dulu handphone hanya bisa digunakan untuk menelepon. Sekarang dengan ukuran yang lebih kecil, handphone bisa memberikan berbagai layanan, seperti kirim dan terima pesan, kirim dan terima gambar, merekam gambar, radio, dan lain-lain.

6. Meningatkan Penerimaan Negara dari Sektor Pajak
         Dengan adanya wirausaha, penerimaan negara di sektor pajak meningkat. Pada umumnya wirausaha akan membayar pajak penghasilan, pajak perseroan (bila perusahaannya berbentuk PT), pajak ekspor (bila wirausaha mampu mengekspor produksnya), pajk penjualan (PPn), serta pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM)
           Mengingat sangat pentingnya peran wirausaha, pemerintah Indonesia berusaha meningkatkan jumlah wirausaha. Pemerintah telah merencanakan untuk membentuk kurang lebih tujuh juta pengusaha kecil yang mandiri dan berdaya saing tinggi. Serta meningkatkan status 50.000 pengusaha kecil menjadi pengusaha menengah.       
 

Thursday, October 11, 2012

Usaha Toko Kue Jajanan Pasar

              Toko kue jajanan pasar yang terletak di pinggir jalan di suatu daerah perumahan ini selalu terlihat menarik bagi orang yang melihatnya. Bagaimana tidak kue yang dijual disini sangatlah beragam, tidak seperti di toko kue jajanan pasar pada umumnya. Mulai dari krasikan, kue tart potongan sampai ke berbagai macam bolu, bahkan gorengan seperti risol, bakwan dan sosis solo pun dijualnya. Harga yang ditawarkan pun standart. Dapat dibeli oleh kalangan bawah tetapi kalangan atas pun juga pasti tertarik membelinya. 

              Makanan yang dijual disini tidaklah hanya jajanan pasar saja, melainkan jagung manis susu keju dan minuman serbuk yang diblender dengan toping yang beragam juga dijual disini. Tidak heran banyak orang yang berdatangan untuk membeli. Pendirinya berfikir karena semakin banyak yang dijual, semakin banyak pula orang yang tertarik untuk melihatnya. Dan tidak heran banyak sekali orang bahkan perusahaan yang memesan kue, kue kotakan dan tampah di toko ini.

              Kekuatan yang membuat toko ini semakin maju adalah karena dagangan yang ditawarkan sangat beragam. Rasanya pun selalu dijaga oleh pemiliknya, karna cita rasa selalu yang nomor satu. Kebersihan nya pun sebagai salah satu kelebihan dari toko ini. Karena kebersihan makanan selalu dijaga oleh pendiri dan pegawainya. Dan karena tempat yang cukup strategis pula yang membuat toko ini semakin maju. Sehingga toko ini dapat berjalan hingga kurang lebih 6 tahun.

              Setiap usaha pasti memiliki kekurangan pula. Kekurangan dari toko ini adalah tempatnya yang tidak terlalu besar dan selain itu lahan parkir yang kurang juga sebagai salah satu kelemahan atau kekurangan toko ini.

              Peluang bagi toko ini adalah pada saat banyak acara-acara yang terjadi disekitar. Misalnya pada saat acara pengajian atau acara-acara lain nya. Toko tersebut pasti kebanjiran pesanan. Atau pada saat acara coffe morning di suatu perusahaan.

              Selain adanya peluang bagi toko ini, pasti ada juga ancamannya. Ancamannya adalah makin banyaknya toko-toko kue jajanan pasar yang lainnya. Bahkan dengan tempat yang berdekatan. Oleh karena itu banyak sekali persaingan-persaingan yang terjadi dalam berdagang.

Created by: 
1. Annisa Rizqi Herzani (20212978)
2. Gustiyanti
3. Rindi Tri Cahyani